Sumenep, (Nuriska.ID) – Rangkaian kegiatan MANIFEST 2026 (MA Nurul Islam Festival of Mathematics, English, Science and Technology) resmi berakhir pada Ahad (18/10/2026). Ajang olimpiade pelajar se-Madura yang diselenggarakan MA Nurul Islam Karangcempaka, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi akademik, menumbuhkan kecintaan terhadap sains, serta membangun semangat berkompetisi secara sehat.
Rangkaian kompetisi diawali dengan babak penyisihan pada Ahad (11/10/2026). Para peserta berkompetisi dalam tiga bidang, yakni Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dari setiap bidang, peserta terbaik melanjutkan perjuangan ke babak semifinal dan final.
Setelah babak penyisihan, panitia menggelar technical meeting pada Kamis (15/10/2026). Pertemuan teknis tersebut menjadi sarana penyampaian mekanisme dan ketentuan pelaksanaan kompetisi kepada peserta sebagai bekal mengikuti tahapan berikutnya.
Babak semifinal dan final berlangsung pada Ahad (18/10/2026) di Hall Center Pondok Pesantren Nurul Islam, Karangcempaka, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Seluruh rangkaian kompetisi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang pada malam hari.
Penyerahan hadiah berlangsung meriah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para peserta. Masyarakat juga dapat menyaksikan siaran langsung kegiatan tersebut melalui kanal YouTube Nuriska.ID
https://www.youtube.com/live/wiRhed-nMCU?si=Q8BhvaV2UL-xNTE7
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam, KH Ilyasi Siraj, menyampaikan harapannya agar MANIFEST menjadi salah satu langkah dalam melahirkan generasi muda Madura yang unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Semoga dari ajang MANIFEST ini lahir saintis-saintis muda dari Madura yang kelak mampu mendunia dan mengharumkan nama Madura di kancah nasional maupun internasional,” demikian harapan yang disampaikan untuk mendorong generasi muda terus mengembangkan potensi dan prestasi.
MANIFEST 2026 menjadi wadah silaturahmi antarpelajar se-Madura sekaligus mendorong pengembangan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis, dan budaya berprestasi.
Dengan semangat “Berkompetisi, Berprestasi, dan Menginspirasi”, MA Nurul Islam berharap MANIFEST terus melahirkan saintis muda Madura yang berdaya saing, inovatif, dan mampu mendunia.**
