Yogyakarta (nuriska.ID) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam Karangcempaka dalam ajang riset tingkat nasional. Dua santri terbaiknya, Nubdhatun Nafisah dan Aulidia Shifa Irtiah, berhasil meraih Silver Medali sekaligus penghargaan Best Booth pada ajang Olimpiade Peneliti Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh Akademi Riset Indonesia bekerja sama dengan Universitas AKPRIND Yogyakarta serta diikuti ratusan tim peneliti muda dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk peserta dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan unggulan di tingkat nasional.
Perjalanan menuju grand final tidaklah mudah. Pada tahap awal seleksi proposal penelitian, sebanyak 336 tim dinyatakan lolos pada pengumuman 7 Januari 2026. Selanjutnya, para peserta menjalani proses penelitian dan penyusunan laporan akhir sejak Januari hingga April 2026. Dari ratusan tim tersebut, hanya 67 tim terbaik yang berhasil melaju ke babak semifinal.
Puncak kompetisi digelar pada Sabtu, 09/05/2026. Dalam ajang bergengsi itu, hanya terdapat dua tim peraih Gold Medali, empat tim peraih Silver Medali, dan dua belas tim peraih Bronze Medali. Keberhasilan santri MA Nurul Islam meraih medali perak menjadi capaian istimewa karena mampu bersaing dengan tim-tim unggulan dari berbagai lembaga pendidikan di tingkat nasional.
Adapun penelitian yang dipresentasikan oleh tim MA Nurul Islam berjudul “Implementasi Pendekatan In Silico dan Analisis Sitotoksik dalam Eksplorasi Senyawa Bioaktif Sambiloto (Andrographis Paniculata) sebagai Agen Terapi Kanker Payudara Estrogen Receptor Positive (ER+)”.
Tidak hanya unggul dalam substansi penelitian, booth presentasi yang ditampilkan kedua santri tersebut juga berhasil menarik perhatian dewan juri hingga dianugerahi penghargaan Best Booth. Penampilan booth yang kreatif, komunikatif, dan informatif dinilai mampu memperkuat penyampaian hasil riset kepada para pengunjung maupun dewan penilai.
Informasi dan Pendaftaran Santri Baru 2026 Pada Website Resmi psb.nuriska.id
Kepala MA Nurul Islam Karangcempaka, Mathlub Anshori mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian luar biasa para santri.
“Ucapan syukur yang tiada terhingga kami panjatkan kepada Allah SWT atas prestasi yang telah diraih para santri MA Nurul Islam. Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh guru, terutama para guru pembimbing yang telah membina dan membimbing para santri sehingga mampu meraih prestasi yang sangat membanggakan ini,” tuturnya.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa santri tidak hanya mampu unggul dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga memiliki daya saing kuat dalam dunia riset dan inovasi. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan.
Di tengah berkembangnya dunia pendidikan dan teknologi, capaian santri MA Nurul Islam Karangcempaka menjadi pesan optimistis bahwa pesantren dan madrasah mampu melahirkan generasi muda yang religius, intelektual, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
