SUMENEP (Nuriska.ID) — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Nurul Islam (STIQNIS) menggelar Workshop Kepenulisan bertema “Penguatan Kapasitas Mahasiswa dalam Penulisan Ilmiah dan Riset Akademik” pada Rabu (22/4/2026) di Aula Pondok Pesantren Nurul Islam sebagai upaya memperkuat budaya literasi dan riset di lingkungan kampus.
Kegiatan yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Intelektual dan Riset (UKM PI & Riset) tersebut diikuti mahasiswa STIQNIS, aliansi UKM PI Kabupaten Sumenep, serta siswa MA dan SMK Nurul Islam.
Workshop menghadirkan fasilitator Athifatul Wafirah, SH., M.Kn., dengan moderator Erfin Nailul Inayah. Materi yang disampaikan berfokus pada metodologi penulisan ilmiah, pengembangan ide penelitian, hingga strategi menghasilkan karya akademik yang relevan.
Ketua UKM PI STIQNIS, Maulida Kunti Imaniyah atau Lida, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tradisi intelektual di kalangan mahasiswa.
“Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong mahasiswa lebih aktif dalam menulis dan melakukan riset. Mahasiswa tidak hanya menjadi penerima ilmu, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan yang bermanfaat,” ujarnya.
Ia menilai kemampuan menulis ilmiah perlu diperkuat karena menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan akademik mahasiswa.
Selama kegiatan berlangsung, peserta terlibat dalam diskusi interaktif serta praktik penulisan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman terhadap penyusunan karya ilmiah.
Panitia menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan meningkatnya perhatian mahasiswa dan pelajar terhadap literasi akademik dan riset.
Melalui workshop tersebut, BEM dan UKM PI & Riset STIQNIS berharap dapat memperluas ruang pengembangan kapasitas intelektual mahasiswa sekaligus memperkuat budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi.
