Motivasi Menghafal Al-Qur’an dalam Tasyakuran Akhir Dirosah & Wisuda ke VI Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Nurul Islam

Berita

Sumenep, (nuriska.id) – Rabu (29/6). LPQ Nurul Islam melaksanakan kegiatan Tasyakuran Akhir Dirosah & Wisuda ke VI LPQ untuk 41 santri yang telah menyelesaikan hafalan juz 1, 29, dan 30 yang bertempat di auditorium terbuka Nurul Islam. Kegiatan ini merupakan program tahunan LPQ sebagai bentuk apresiasi kepada santri atas perjuangannya dalam menghafal Al-Qur’an.

KH. Ramdhan Siraj selaku pengasuh PP. Nurul Islam tampak mengusap salah satu kepala santri sekaligus membacakan doa yang disaksikan oleh 533 hadirin yang hadir pada acara tersebut, meliputi seluruh santri LPQ, para ustadzah, wali santri, kepala-kepala unit, keluarga pengasuh PP. Nurul Islam serta keluarga pengasuh PP. Attaufiqiyah putri.

Dari banyaknya santri yang diwisuda, terdapat beberapa santri yang telah melebihi target. Tiga diantaranya menjadi santri tahfidz terbaik dan mendapatkan penghargaan dalam acara ini, yaitu Ananda Nadia Ni’matul Maulida (3 Juz), Ananda Nahdiya Sabrina (2 Juz), dan Ananda Alifia Miftahut Taufiqi (1 Juz).

Para santri tersebut mengucapkan rasa syukur, terima kasih serta pesan dan kesan kepada para asatidzah.

“Terima kasih kepada semua asatidzah yg telah membimbing saya dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an, tanpa bimbingan dari para ustadzah saya tidak akan mampu dan tidak akan bisa sampai pada saat ini. Alhamdulillah berkat bimbingan dari para ustadzah, saya mampu menghafal sampai 3 Juz” tutur ananda nadia

Sebagai santri yang terkenal dengan hidup “Ngalap Barakah” tentu mereka mohon sambungan doa serta keridhoan para asatidzah supaya ilmu yang diajarkan benar-benar bermanfaat dan barokah. Dan semoga hafalan para santri bisa terjaga dengan sebaik-baiknya.

“Saya sebagai santri angkatan pertama sangat bersyukur ada lembaga pendidikan yg mengajarkan Al Qur’an, insyaaAllah saya akan melanjutkan ke jenjang MHQ agar bisa menambah hafalan saya. insyaaAllah” lanjutnya

Ny. Hulliyatul Fitriyah menambahkan dalam sambutannya bahwa santri bisa sampai pada tahap ini tentu melewati banyak pengorbanan yang tidak mudah maka dari itu semoga santri bisa mengamalkannya dengan baik dan tetap menjadikan Al-Qur’an sebagai patokan utama dalam menjalani kehidupan.

Dilanjutkan penuturan dari Panitia (Ibu Faika) mengharapkan dengan adanya acara tersebut diharapkan menjadi motivasi terbaik bagi seluruh santri, untuk terus meningkatkan potensi mengaji dan menghafalnya. Serta semoga pelaksanaan acara akhir dirosah tahun depan lebih baik lagi,  dengan melihat evaluasi pelaksanaan acara tahun ini.*

Pewarta:  Kamilatul Maghfiroh
Editor: Noviah Trinandani
Bagikan