Sumenep, (nuriska.id) – Membiasakan syukur kepada Allah yang dilakukan santri kelas IX MTs Nurul Islam adalah bagian dari praktik selama belajar di bangku sekolah. Mereka mendapatkan ilmu pengetahuan dan keagamaan. Santri meyakini, dengan menggelar syukuran ilmu yang diperoleh pasti barokah dan bermanfaat.
Begitu yang dilakukan santri kelas IX MTs Nurul Islam, Karangcempaka, Kecamatan Bluto, Sumenep, setelah dinyatakan lulus, Rabu (29/6) bertempat di lantai 2 MTs. Nurul Islam.
Acara syukuran diawali pembacaan tawassul dan tahlil dipimpin oleh Kyai Rifa’ie dan dipungkasi doa oleh Ustadz Moh. Djazuli.
Kepala MTs. Nurul Islam, Ustadz Rahwini menyamapaikan ucapan selamat atas kelulusan yang dicapai oleh santri kelas IX.
“Alhamdulillah dan selamat anak-anakku telah dinyatakan lulus setelah beberapa proses dilalui dengan istiqamah,” kata Rahwini dalam sambutannya sesaat sebelum acara inti dimulai.
Kembangkan dan amalkan ilmu yang sudah didapat dari MTs Nurul Islam. Selebihnya, tambah dia, jangan melupakan gurunya, walaupun tidak lagi di MTs Nurul Islam, sapalah mereka agar ilmu kita barokah serta doakan mereka semoga sanad keilmuan dan keguruan terus nyambung.
“Doakan guru kita supaya hati terus nyambung,” pungkasnya.
Sementara koordinator guru BP Nyai Naimatul Atqiya, menyatakan permohonan maaf jika selama mendidik dan melakukan pembinaan kurang berkenan, pihaknya mengakui, bahwa pembinaan yang dilakukan demi kabaikan masa depan para santri.
“Yang kurang berkenan, itu semua demi kebaikan kalian. Kami ingin kalian sukses semuanya,” ucapnya dihadapan santri kelas IX.
Selain dihadiri pimpinan MTs Nurul Islam, hadir juga para guru, staf tata usaha (TU) dan operator madrasah. (*)