Alumni Nurul Islam Kembali Mengabdi sebagai Tim Kesehatan pada Upacara HUT RI ke-81

Berita

Sumenep (Nuriska.ID) — Semangat pengabdian kepada almamater kembali ditunjukkan dalam pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pondok Pesantren Nurul Islam Karangcempaka, Bluto, Sumenep, Senin (17/08/2026). Sejumlah tenaga kesehatan turut disiagakan untuk memberikan dukungan kesehatan selama pelaksanaan upacara.

Tim kesehatan yang bertugas terdiri atas Fikayatus Sholihah dari RSUD Moh. Anwar Sumenep, Ma’munah dari RSI Garam Kalianget, dan Shofwatul Khairiyah dari RSU Sumekar yang merupakan alumni Nurul Islam. Sementara itu, Kurniadi dari Puskesmas Bluto turut bergabung sebagai tim pendukung kesehatan sekaligus bagian dari pengembangan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Islam.

Kehadiran tim kesehatan menjadi bagian dari kesiapsiagaan dalam memastikan seluruh peserta upacara mendapatkan dukungan pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung. Selain itu, ambulans Gerindra juga disiapkan di lapangan upacara sebagai fasilitas pendukung apabila terdapat peserta yang membutuhkan penanganan medis.

Bagi alumni yang bertugas, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali memberikan kontribusi kepada almamater melalui profesi dan kompetensi yang mereka miliki.

Salah satu tim kesehatan, Shofwatul Khairiyah, mengungkapkan rasa bangga dapat kembali mengabdi di tempat yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pendidikannya.

“Sebuah kehormatan besar bagi saya, alumni Nurul Islam, bisa kembali mengabdi sebagai tim tenaga kesehatan pada Upacara HUT RI ke-81 di sekolah tercinta.”

Ia mengenang perannya ketika masih menjadi siswi yang mengikuti upacara dari barisan peserta. Kini, ia kembali ke tempat yang sama dengan peran berbeda sebagai tenaga kesehatan.

“Jika dulu saya adalah siswi yang berdiri di barisan, hari ini saya berdiri di sisi barisan untuk memastikan semua peserta upacara aman dan sehat.”

Menurut Shofi, sapaan akrabnya saat masih bersekolah di Nurul Islam, kesempatan tersebut menjadi momen kepulangan yang begitu berkesan. Ia dapat kembali ke almamater, bukan sekadar untuk bernostalgia, tetapi juga untuk memberikan manfaat melalui profesi yang kini dijalaninya.

“Ini adalah momen pulang yang paling berkesan. Dari Nurul Islam untuk Nurul Islam. Dari alumni untuk almamater.”

Sementara itu, keterlibatan Kurniadi sebagai tim pendukung turut memperkuat upaya pengembangan Poskestren di lingkungan pesantren. Kehadiran Poskestren diharapkan dapat mendukung budaya hidup sehat serta meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan bagi warga pesantren.

Keterlibatan alumni dan tim pendukung kesehatan dalam Upacara HUT RI ke-81 menjadi wujud nyata kolaborasi antara almamater, alumni, dan tenaga kesehatan. Pengabdian tersebut menunjukkan bahwa semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kontribusi, termasuk menjaga kesehatan dan keselamatan sesama.

Upacara HUT RI ke-81 tersebut diikuti sekitar 1.500 peserta lebih yang terdiri atas santri, guru, tenaga kependidikan, serta keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Islam. Kehadiran para alumni sebagai tim kesehatan turut melengkapi rangkaian kegiatan, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian dan kepedulian terhadap almamater.*

Reporter: Ainur Rijal | Editor: A. Rafik
Bagikan